Selasa, 23 Desember 2014
Terima kasih Pak Syarif...
Syarif begitulah sebuah nama yang kuingat tatkala aku dan dia pernah bekerja di sebuah kapal pesiar.
Aku dan dia sbenarnya tidahlah dekat, hanya sebatas seorang pekerja dan pengawasnya. Tapi kami jadi dekat karena kami sering sekali ketemu di mushola yang disediakan perusahaan ketika kami selesai kerja dan selalu bertemu menunaikan sholat fardhu wajib kami bersama. Setelah selesai kontrak kamipun tidak lagi bertemu dalam satu kapal kerja. Tahun 1988 kami bertemu lagi beliau menanyakan apa sudah pergi Haji...akupun menjawab sekenanya saja karena belum terlintas dimataku aku ingin pergi kesana. Tapi beliau dengan tenangnya mengataka," Ayo kapan mau kesana? khan kita sudah sering melihat kota kota indah dunia masak ke Mekkah saja lom pernah?" aku cuman bisa diam saja karena tak ada bayanganku kesana, karena aku lagi senang senangnya bekerja di kapal Pesiar yg bisa mengantarku melihat seluruh kota kota indah dunia dengan hanya bekerja. Dia menimpali,", Nikmat lho....kalau sholat disana..! Saya saja baru pulang sudah punya pikiran untuk bisa lagi pergi kesana." Waktu itu usiaku baru 33 thn beliau sudah 40thn. Singkat cerita, di thn 2013 aku pingin menunaikan Umroh ( karena Haji menunggu daftar antre yg panjang) akupun berangkat sama Istri, anak dan mertuaku. Setelah aku kerjakan semua rukun rukunnya aku merasakan kenikmatan yang luar biasa. Sekarang aku jadi teringat apa yang dikatakan beliau di thn 1988...ohh ternyata aku baru bisa merasakan disaat usiaku sudah diatas 50thn....terima kasih Pak Syarif ternyata apa yang bapak katakan dahulu benar adanya.Aku jadi kepingin lagi untuk datang kesana. Ya Allah mudah2an engkau beri Pak Syarif dan keluarganya umur yang pajang dan kesehatan.Demikian juga aku dan keluarga semoga aku bisa datang lagi kerumahmu Ya Allah....bagi teman teman yang sudah diberikan rejeki cukup dan masih muda saya cuman bisa menyarankan untuk cepat datang ke Batullah....karena selain beribadah disana kita juga memerlukan fisik yang prima...jadi jangan sampai menunggu usia lanjut... terima kasih Pak Syarif...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar