Kamis, 24 Desember 2015

Makna hari lahir.

                       MEMPERINGATI HARI KELAHIRAN.


Setiap apapun yang hidup didunia ini pasti punya hari kelahiran. Setiap hari kelahiranpun memiliki arti tersendiri, dan berbeda beda cara mengingatnya tergantung di belahan benua mana setiap insan itu dilahirkan.
Kalau zamn dahulu nama kadang diberikan sesuai dengan situasi pada saat kelahiran itu sendiri. Ada diberi nama Geledek karna kebetulan musim hujan dan hari lahirnya ada petir menggeledek. ada juga diberi nama Blorot ketika lahir ibunya kebetulan terpeleset pada saat mau melahirkan. Semuanya itu hanyalah sebagai tanda atau cara untuk mengingat sebuah kelahiran di dunia ini.

Nabi besar kita Muhamad SAW yang lahir dari rahim ibundanya Aminah pun mengalami kejadian kejadian yang sangat luar biasa menakjubkan. Menurut cerita sejarah beliau umur 5 bulan sudah dapat berjalan, umur 2 tahun sudah bisa menggembala kambing dan wajahnya mengeluarkan cahaya dan masih banyak lagi peristiwa peristiwa menakjubkan ketika beliau lahir. Beliau lahir Senin 12 Rabiulawal  pada saat beliau wafat juga pada hari dan tanggal serta bulan yang sama dengan kelahiran beliau, menakjubkan  bukan? Setiap hari kelahiran dimanapun di dunia ini pastilah diperingati demikian pula hari kelahiran Nabi Muahamad SAW. Namun pada zaman sekarang masih ada saja orang  yang mempertentangkan dan menanyakan kenapa mesti diperingati? Aneh bukan? Hari kelahiran anaknya saja diperingati, kenapa memperingati hari kelahiran Nabi Muhamad SAW dipertanyakan? Padahal banyak yang patut kita contoh dan  bisa kita ambil sebagai panutan segala ahlak beliau,  seperti siddiq, amanah, fathonah dll. Beliaupun juga memiliki berbagai pengalaman sebagai panglima perang, sebagai pedagang, sebagai pensyiar dll. Di berbagai daerahpun hari kelahiran bermacam macam cara memperingatinya ada yang dengan cara membuat bubur merah , ada yang membuat nasi tumpeng, ada juga yang dengan cara bersedaqoh. Bukankah memperingati hari lahir akan sangat berarti apabila bunda yang melahirkan kita juga masih ada dan turut bahagia merayakannya sebagai bentuk suatu penghormatan kepada beliau.
Serta mengenang masa masa dan kisah kisah masa lalu yang begitu mengesankan.

Tidak hanya manusia yang lahir saja memperingati kelahiran sebuah negarapun memiliki hari lahir
yang setiap tahunnya diperingati. Rasa merdeka disi juga dengan acara perlombaan perlombaan untuk mengisi arti sebuah kemerdekan dengan semarak. Terlepas dari rasa tertindas, penjajahan ataupun perbudakan pada masa lampau. Momen momen yang pernah menjadi bagian dari sebuah sejarah, yang banyak bisa diambil hikmahnya. Bukankah sah sah saja memperingatinya asalkan tak melebihi batas batas kewajaran.





 

Tidak ada komentar: