Jumat, 01 Januari 2016

7 cara penting berkomunikasi sehat






 Dalam pergaulan  bermasyarakat berkomunikasi  menjadi hal yang sangat penting. Agar pembicaraan tidak menjadi membosankan. Menguasai topik pembicaraan dan cara penyampaian akan sangat berpengaruh, menjadikan kita orang yang mungkin sangat disukai oleh banyak orang.
Berkomunikasi jangan sampai menimbulkan sesuatu yang tidak menyenangkan perasaan orang lain.
Kalau hal ini terjadi bisa menimbulkan presenden buruk bagi diri kita sendiri.

Pakar pakar motivasi seperti Tung desem Waringin, Andre Wongso, Ippho Santosa adalah contoh dalam berkomunikasi sangat baik. Terbukti dalam setiap seminar yang diadakan selalu dihadiri dan diminati oleh banyak kalangan masyarakat. Mereka sudah ahli dibidangnya, paling tidak kita dapat
sedikit menyerap ilmunya kita gunakan dalam pergaulan sehari hari, baik di kantor, komunitas sosial, atau dalam pergaulan bermasyrakat.

sehat, berkomunikasiSudah menjadi bagian dari takdir, dalam berinteraksi dengan sesama manusia bisa terjadi kesalah pahaman.  Menyebabkan retaknya hubungan pertemanan dan persahabatan. Sebaiknya gunakanlah cara cara sehat. 7 tip sederhana dibawah ini mungkin bisa digunakan:

Pertama. Hindari terjadi perdebatan dalam ber interaksi dengan sesama teman, sahabat,  jangan mudah terbawa hanyut dengan perasaan negatif. Karena masing masing mempertahankan pendapatnya.

Kedua. Hindarilah penggunaan kata kata yang besifat menekan, atau merendahkan lawan yang diajak
berbicara. Pengunaan kata kata yang meremehkam lawan bicara akan menjadi awal timbulnya perasaan yang kurang baik.

Ketiga. Tataplah mata lawan dalam berkomunikasi karena ini juga merupakan bentuk dari cara menghargai dalam berkomunikasi. Tatapan sesama mata menunjukkan ekspresi perhatian.

Kempat. Gunakan bahasa tubuh. seperti mengerutkan keningkah, mengngeleng kepala ataupun eskpresi terkejut barangkali yang menunjukan ekspresi  bahwa kita sedang mendengarkan pembicaraannya..

Kelima. Jangan berkomunikasi sambil makan walaupun makan makanan yang ringan. Fokus pembiacaraan bisa menjadi terpecah karena menikmati apa yang kita makan.

Keenam. Posisi anggota tubuh dalam berkomunikasi seperti bersandar pada tembok, bertolak pinggang, bisa menunjukkan rasa kurang minatnya kita  dengan orang yang diajak berbicara..

Ketujuh. Ketika berkomunikasi akan lebih nyaman kalau kita jangan sampe terganggu dengan dering HP ataupun terjadi waktu sela, hanya untuk menjawab sapaan orang yang menelpon kita. Selesaikanlah pembicaraan terlebih dahulu.

Cara sederhana diatas hanyalah sedikit bahan masukan dari saya masih banyak hal hal yang mendalam yang bisa didapat dengan membaca referensi referensi atau buku buku pengembangan diri yang bisa diperoleh di toko toko buku atau dengan cara mengikuti seminar seminar dari pakar pakar pengembangan diri dan motivasi yang biasanya diadakan di kampus, atau dikota kota besar di daerah.





Tidak ada komentar: