Membuka sebuah warung kuliner walupun memiliki tempat sendiri tidaklah mudah. Warung yang dibuat karena kurangnya hasrat yang kuat untuk survive akan menjadi warung asal asalan. Dampaknya tidak akan bertahan lama. Banyak warung yang gulung tikar karena midsetnya ya asal jualan dan tidak serius. Warung tetangga tempat aku tinggal dah banyak yang tidak berumur panjang. Melihat dari lokasi pada hal bagus dekat pasar desa. Aktifitas manusia yang sangat tinggi sudah menjadi kredit tersendiri.
Mengola warung rumahan walaupun kecil tetaplah memperhitungkan beberapa aspek aspek agar bertahan kelangsungan hidupnya. 7 hal simpel mengolola warung rumahan dibawah ini dapat kiranya dijadikan acuan.
Pertama. Apa tujuan dan maksud mendirikan
warung, apakah sebagai penopang keluarga, apakah karena hobi masak, apakah
karena dorongan orang lain, atau karena punya tempat sendiri. Sebaiknya
Kedua. Tempat dan lokasi sangat menentukan
apakah banyak lalulalang orang orang beraktifitas? Terus pesaing kita siapa?
Jangan sampai buka warung tapi sepi disekitar dengan orang beraktifitas. Juga
usahakan tempat yang gampang terlihat. Kalu perlu ada tempat parkir kendaraan.
Ketiga. Produk apa yang akan kita jual?
Kuliner jenis apa? Dan siapa pesaing kita? Kalau membuat hal yang sama seperti
yang sudah ada disekitar kita lebih baik anda urungkan, karena pasti kalah
bersaing dengan yang sudah duluan ada, warung kita tidak akan pernah bisa
bersaing. Warung kita jadi sepi kita tidak termotivasi. Akhirnya gulung tikar.
Keempat. Setelah produk ditentukan sekarang
price atau harga jual. Berapa kekuatan daya beli masyarakat disekitar kita
terus juga harus melihat harga pesaing kita. Jangan sampe membuat harga yang tidak terjangkau daya beli
masyarakat, warung anda tidak akan survive.
Kelima. Taste atau rasa makanan yang akan
dijual tidak berubah ubah ini sangat menentukan.
Cara yan terbaik adalah dengan menulis menu yang disuguhkan dalam bentuk resep. sehingga takarannnya pasti dan tidak membuat masakan berubah ubah rasanya. Pengolalaan dan juga penampilan saat dihidangkan haruslah menarik orang untuk mencobanya. Sehingga mampu menimbulkan kesan pertama yang menarik.
Cara yan terbaik adalah dengan menulis menu yang disuguhkan dalam bentuk resep. sehingga takarannnya pasti dan tidak membuat masakan berubah ubah rasanya. Pengolalaan dan juga penampilan saat dihidangkan haruslah menarik orang untuk mencobanya. Sehingga mampu menimbulkan kesan pertama yang menarik.
Keenam. Kebersihan dari warung mesti kita
jaga dalam hal ini alat alat yang dipake menghidangkan haruslah bersih,
tempat seperti meja dan kursi untuk
menghidangkanpun juga harus bersih, tersedianya fasilitas cuci tangan agar
mampu menimbulkan kesan bahwa warung kita warung tidak asal asalan.
Ketujuh. Berikan pelayanan yang ramah, cepat, walaupaun
kadang harga mahal rasa tidak mendukung tapi bisa tertupi dengan keramahan pelayanan. Misalnya menyapa ketika baru datang. Lalukan sedikit percakapan dengan pembeli ketika dalam penyuguhan. Sempatkan
memberikan layanan tambahan extra misalnya dengan memberi krupuk dengan
Cuma Cuma, tersedianya air minum dll.
Beberapa hal simple
tersebut bisa dijadikan bahan referensi dalam membuka warung sendiri. Warung tidak
dibuka asal asalan. Sehingga
kelangsungan warung dapat terjaga. Bisa memberi arti bagi keluarga tidak
sekedar buka saja. Sukur sukur mampu juga ikut memberi andil sebagai penopang
kehidupan keluarga. Usaha keluarga yang menjadi kendala biasanya adalah kelangsungannya kalau tidak punya daya juang dan hasrat kelangsungannya biasanya tidak terlalu lama. Tapi paling tidak sudah mencoba!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar