Jumat, 22 Januari 2016

Ayo segera pergi ke tanah suci Makkah!


Pergi ke tanah suci Mekkah dan Madinah menjadi impian dari setiap muslim yang ber Iman baik itu ber Umrah ataupun ber Haji, dimanapun di dunia ini. Sebelumnya pasti anda berfikir walaupun ber iman tapi ngga ada uang mana mungkin! Upppss…nanti dulu! Uang itu hanya lah effect…ingat hanya effect dari apa yang kamu kerjakan dan kamu yakini. Nah ke tanah suci itu perlu keyakinan kuat, perlu tekad yang kuat untuk mencapai impian. Dari keyakinan dan impian  melahirkan action atau tindakan untuk mewujudkan impian. Maka timbulah effect.

Sebagai muslim kita harus punya tekad pergi ke tanah suci Makkah, menunaikan  kesempurnaan dari rukun islam, kalaupun kita belum punya “ngeh” sama sekali  ayo coba kita lihat beberapa hadist  ini supaya timbul rasa “ngeh” anda:

“Janganlah kamu segera bepergian kecuali ke tiga masjid, Masjidil Haram, Masjiku ini(Masjid Nabawi), dan Masjid aqsa.”(HR. Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud)

Rasulullah SAW bersabda:

“ Shalat di Masjidku ( Nabawi) ini lebih utama dari 1000 kali shalat ditempat lainnya, kecuali pada Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil Haram lebih utama dari 100.000 shalat dtempat lainnya.”(HR. Imam Ahmad).

“Haji ke haji, Umrah ke Umrah menghapuskan dosa yang terdapat di antara keduanya.”(HR. Al Jama’ah).

Nah kita tidak disuruh kalau sudah diberi rezki berlebihan itu untuk plesiran dulu seperti misalnya eropa, china daratan, Australia tapi disuruh ke tiga masjid( Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Masjid aqsa) ada apa? Lihatlah shalat di masjid Nabawi  diganjar dengan 1000 kali pahala dan shalat di Masjidil Haram  diganjar dengan 100.000 kali pahala.  Bayangkan kita shalat 5 waktu ditambah shalat sunnah lainnya kita tinggal mengalikan saja berapa pahala yang didapat dibanding kalau kita shalat sendiri dirumah. Kalau kita shalat sendiri dirumah tanpa bolong bolong dalam setahun ( 5 X 365 = 1825 pahala). Untuk mencapai 100.000 kali pahala sekali shalat di Masdidil Haram dibandingkan shalat dirumah( 100.000:1825 = 55 thn) jadi butuh usia 55 thn, itupun shalatnya tidak bolong bolong, coba saja bayangkan!

Masihkah kita tidak ingin mengejar untuk pergi kesana?  Mari lihat lagi hadist berikut ini:

“Laksankanlah haji dan umrah, karena keduanya menghapuskan kefakiran dan dosa sebagaimana api menghilangkan karat dari besi, emas, perak.  Sementara tak ada pahala bagi haji yang mabrur selain surga”(HR. Tirmidzi).

Umrah dan haji adalah juga mencegah kefakiran sedangkan haji mabrur ganjarannya adalah surga.  Sudah banyak yang merasakan setelah  ber umrah/Haji , kehidupannya penuh berkah dan rezki  yang lancar dan bertambah, kehidupan yang adem ayem dan makin giat dan tekun lagi dalam menunaikan ibadah kepada Allah SWT.

Mari kita canangkan tekad untuk segera berangkat ke tanah suci Makkah kalaupun sudah mendaftar haji masih menungu antrean, sambil menunggu antrean saya sarankan pergi umrah saja dulu. Kenapa? Pada waktu kita umrah itulah bermunajad agar Allah izinkan antrean haji dipercepat. Kalau di otak manusia tidak mungkin tapi kalau Allah sudah meng izinkan tidak ada yang tidak mungkin. Ayo segera ambil tindakan! !

Tidak ada komentar: