“Saya itu kalau sakit selain berikhtiar berobat,
sepulangnya saya selalu sempatkan
bersedekah kepada para tukang becak yang ada didepan rumah sakit, dan para
pengemis pinggir jalan” karena sedekah seperti
itu mampu mempercepat proses kesembuhan dan menolak bala. Kata Pak Kyai
pengasuh pondok pesantren deket rumah dalam ceramahnya pada satu malam
pengajian majelis Taklim.” Ne sampean itu sedekah usahakan yang istiqomah,
Jangan sedekah hari ini besar, besok tidak, karena tidak punya
yang disedekahkan.” Sambungnya.
Hee..he..he jadi malu sama diri sendiri kaya ditampar rasanya, karena selalu
menetapkan hari jumat aza yang penuh berkah pada hari itu saja khusus menggenjotnya. Hari
lainnya bolong semua. “Usahakan ne bisa setiap hari sedekah terserah apa saja
apalagi pas diwaktu dalam kesempitan bersedekahlah.” Terngiang ngiang di
telinga. Akhirnya buka buka kitab dan hadistlah jadinya
.
“Siapa saja yang
mengerjakan amal shaleh( pahalanya) untuk dirinya sendiri”(Q.S. Fushilat 46)
“Setiap
persendian manusia wajib disedekahi, setiap hari yang padanya matahari terbit.
Beliau berkata: “Mendamaikan antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah,
membantu seseorang dalam masalah kendarannya lalu menaikannya ke atas
kendaraannya atau mengangkat barang bawaannya ke atas adalah sedekah. Beliau
bersabda, “Mengucapkan kalimat baik baik adalah sedekah, setiap langkah yang
dia bejalan menuju masjid untuk sholat adalah sedekah, dan menyingkirkan
ganguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Dari hadist diatas ternyata bersedekah ngga cuman fulus atau barang saja,
setiap segala sesuatu perbuatan baik adalah bernilai sedekah. Nah dah tahu sekarang ngga
cuman harta saja yang bisa disedekahkan, prilaku baik, pikiran, tenaga, juga termasuk menjadi investasi sedekah menuju kebahagian hidup alias tabungan
akherat kita kelak.
“Setiap perbuatan baik adalah sedekah.”(HR.Bukhari)
Sharing pikiran, saling memberi nasehat misalnya dengan membantu usaha
temen atau tetangga supaya maju. Melakukan diskusi dalam kelompok kelompok
organisasi disertai memotivasi ternyata
termasuk sedekah sesuai hadist diatas. Ternata tidak sukar
ya..bersedekah. Membantu di masyarakat
sekeliling anda dengan cara ikut terlibat dalam penyelesaian masalah akan
menjadi tabungan amal baik yang nanti berguna sebagai pembela disaat saat
mengalami kesulitan baik dunia maupun akherat.
Bersegeralah dan jangan pernah tunda setiap kita mau berbuat kebaikan
( aduh kok jadi seperti ustadz aja) amal
baik kita akan mengawal setiap kita mencari rezki Allah, bisa juga
katanya menjadi pelindung untuk tidak mengerjakan ha hal yang tidak baik. Wawasan ku jadi merubah sekarang.
Setelah banyak baca dari berbagai sumber dan pengalaman mereka yang
rajin bersedekah tak satupun kehidupannya
menjadi jatuh miskin bahkan mereka menjadi orang yang derajatnya
diangkat oleh Gusti Allah. Boleh
dikatakan mereka tidak pernah dipertemukan dengan sesuatu yang menyulitkan
hidupnya. Kalau ditulis disini jadi ngga muat deh….Tapi setelah jadi orang
mereka tambah kenceng tuh sedekahnya. Bagaiman dengan kita? Yuk ikutan bersedekah…..! Trimakasih Pak Kyai
tanpa pencerahannya aku tak jadi terbuka wawasannya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar