Jumat, 29 Januari 2016

Masihkah tidak yakin kekuatan Allah (sedekah)?

Masih ngaa percaya kekuatan sedekah…! Nih saya mau cerita seorang teman dia punya istri lagi hamil besar dan punya persiapan tabungan yang cukup untuk biaya persalinan istrinya.  Persiapan tabungan sudah dipersiapkan jauh jauh hari hanya untuk menyambut sang buah hati lahir. Tabungan itu lebih dari cukuplah apabila hanya dipakai untuk sebuah biaya melahirkan. Ternyata uang yang dia persiapkan untuk persalinan itu dia sedekahkan untuk orang lain yang lagi butuh saat itu. Ini ceritanya.

Ketika menghitung beberapa hari akan kelahiran anaknya teman saya ini sedang memenuhi jadwal check up routine ke sebuah rumah sakit yang menjadi langganannya. Setelah istrinya menerima giliran masuk untuk diperiksa, maka sambil menunggu sang istri yang diperiksa, dia menunggu dan berbincang bincang dengan seseorang bapak bapak yang ada di tempat itu di pendopo kecil yang memang disediakan buat menunggu pasien.

Perbincangan seputar melahirkan, sampai akhirnya sang bapak menyampaikan dia sudah beberapa hari ada disini, bingung dan stress. Istrinya melahirkan secara normal namun dia tak dapat membawa istrinya dan sang buah hati pulang karena ditahan oleh pihak rumah sakit karena tidak mampu untuk membayar biaya persalinannya. Mendengar penuturan sang bapak dia merasa iba akhirnya tanpa sepengetahuan sang istri dia langsung pergi ke mesin ATM dan menguras isi tabungan persiapan persalinanya dia sedekahkan semuanya kepada sang bapak tadi untuk menebus bayi dan ibunya.

“Barang siapa yang memudahkan urusan saudaranya didunia, niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akherat.”(HR.Muslim)

Itulah yang menjadi peganganya, karena sudah yakin Allah menggantinya. Meskipun yakin Allah akan menggantinya dia masih juga merasa sedikit berdebar debar. Karena tabungan persiapan melahirkan di sedekahkan tanpa sepengetahuan sang istri. Kalau persalinan istrinya mundur dari hari H Nya masih ada waktu buat ikhtiar tapi bagaimana kalau maju sedangkan tabungan sudah di sedekahkan. Satu satunya jalan masih punya harta Allah berupa sepeda motor Honda Supra thn jadul yang dulu pernah ditawar oleh tetangga yang jual rongsokan. Dulu mau dibayar 3juta.

 Persih satu hari menjelang hari H nya Rupanya kedatangan temen SMP yang datang membawa undangan untuk reuni. Setelah ngobrol masa lalu juga tentang istrinya (saat itu hamil) sampai dengan berencana melego sepeda motor satu satunya buat biaya persalinan, sampai akhirnya sang teman lama pulang. Nah keajaiban pun terjadi Tepat pada hari H nya sang buah hatipun lahir tapi masih juga belum tersedianya biaya persalinan, namun Allah maha kaya, ternyata Allah mengirimkan teman panitia reuni datang dan membawa sumbangan katanya hasil dari sumbangan teman teman yang akan reuni. Nah biaya persalinanpun selesai. Masya Allah…. Inilah wujud dari suatu keyakinannya kepada Allah dia tidak pernah berhenti mengurus hambanya.

Kita tidak pernah tahu apa yang Allah rencanakan buat kita tapi kalau selalu yakin Allah itu tak pernah berhenti mengurus hambanya, Allah itu tahu apa yang menjadi keinginan hambanya. Kadang kita saja yang tak sabaran menunggunya. Kita baru mau melangkah satu belum selesai Allah sudah memberikan pertolongannya. Katanya: “ jangan mengejar uang, kejarlah Allah.” Pertolongan Allah akan datang tergantung sejauh mana kedekatan kita dengan Allah, serunya lagi. Harus percaya dan yakin! Prioritaskan Allah dulu!

Itulah pengalaman sedekah yang saya dapat dari seorang teman yang selalu yakin akan pertolongan Allah. Semoga saja pengalaman cerita sedekah itu menambah dan menguatkan saya pribadi dan siapa saja yang membaca ini. Bukankah dari pengalaman orang lain bisa kita jadikan pelajaran?.  Semoga kita menjadi orang orang yang senatiasa mampu medekatkan diri sedekat dekatnya dengan Allah. Dan salah satu cara kedekatan itu sudah dicontohkan dengan jalan sedekah. Ayo kita sedekah!! 



Tidak ada komentar: