Senin, 04 Januari 2016

Peran hidup lelaki dan wanita

Didunia ini peran lelaki dan wanita sudah benar adanya. Masing masing memiliki peran yang sesuai dengan penciptaan. Tapi dalam kehidupan masih saja terdengar kadang mengatakan jadi wanita jauh lebih berat, ketimbang jadi lelaki. Benarkah? Masihkah perbedaan ini menjadi sorotan?

Dalam kehidupan peran lelaki tidak bisa kita anggap kecil. Bukankah didalam kitab dikatakan peran lelaki diatas wanita dalam hal tanggung jawab. Bukankah dikatakan juga penciptaan manusia pertama berjenis kelamin laki laki. Bayangkan saja dunia tanpa lelaki semesta tidak akan terasa komplit.
Peran hidupibaratkan masakan tanpa garamlah. Peran lelaki sangatlah tidak ringan. Dalam kehidupan rumah tangga lelaki dituntut peran dan tanggung jawab untuk bisa mengarahkan wanita dan putra putranya ke jalan yang baik dan benar. Jika ada yang melenceng peran lelakilah yang dituntut untuk mengarahkannya.

lelaki, wanita
Disuatu negara pernahPeran hidup lelaki dan wanita ada berita kaum wanitanya memprotes dan mengklaim bahwa peran wanita jauh lebih berat dari kaum lelakinya. Saking kuatnya protes sampai sampai menuntut kalau bisa lelaki merasakan bagaimana beratnya ketika kaum wanita itu mengandung, menyusui. Waduh sampai begitu parahnya tuh tuntutan. Tidaklah demikian kalau wanita mau sama sama menyadari bahwa dirinya juga mempunyai peran yang sangat krusial, peran wanita sebagai Ibu dalam kedekatan dari seorang anak ketika dia dia lahir. Sebagai kaum penentu pendidik dirumah jangan sampai anaknya mengarah ke hal hal yang tidak baik.  Zaman media yang sudah sangat pesat majunya utamanya suguhan dari acara acara  media Per Televisian besar sekali pengaruhnya terhadap anak anak. Bukankah peran wanita sebagai seorang Ibu sangat menentukan.

Peran hidup keduanya adalah saling mendukung seperti diibaratkan kedua sisi mata uang logam. Kerjasama dan pengertian yang terjalin secara harmonis sangatlah dibutuhkan. Sisi perbedaan pastilah selalu ada, utamanya perbedaan dari sisi gender jangan sampai lagi dipermasalahkan.  Semua sudah sesuai dengan kodratnya masing masing sesuai dengan alam penciptaan. Sebisa mungkin jangan pula ada rasa iri yang timbul karena itu sudah menjadi hukum ketetapan ilahi.








Tidak ada komentar: