Jumat, 29 Januari 2016

Masihkah tidak yakin kekuatan Allah (sedekah)?

Masih ngaa percaya kekuatan sedekah…! Nih saya mau cerita seorang teman dia punya istri lagi hamil besar dan punya persiapan tabungan yang cukup untuk biaya persalinan istrinya.  Persiapan tabungan sudah dipersiapkan jauh jauh hari hanya untuk menyambut sang buah hati lahir. Tabungan itu lebih dari cukuplah apabila hanya dipakai untuk sebuah biaya melahirkan. Ternyata uang yang dia persiapkan untuk persalinan itu dia sedekahkan untuk orang lain yang lagi butuh saat itu. Ini ceritanya.

Ketika menghitung beberapa hari akan kelahiran anaknya teman saya ini sedang memenuhi jadwal check up routine ke sebuah rumah sakit yang menjadi langganannya. Setelah istrinya menerima giliran masuk untuk diperiksa, maka sambil menunggu sang istri yang diperiksa, dia menunggu dan berbincang bincang dengan seseorang bapak bapak yang ada di tempat itu di pendopo kecil yang memang disediakan buat menunggu pasien.

Perbincangan seputar melahirkan, sampai akhirnya sang bapak menyampaikan dia sudah beberapa hari ada disini, bingung dan stress. Istrinya melahirkan secara normal namun dia tak dapat membawa istrinya dan sang buah hati pulang karena ditahan oleh pihak rumah sakit karena tidak mampu untuk membayar biaya persalinannya. Mendengar penuturan sang bapak dia merasa iba akhirnya tanpa sepengetahuan sang istri dia langsung pergi ke mesin ATM dan menguras isi tabungan persiapan persalinanya dia sedekahkan semuanya kepada sang bapak tadi untuk menebus bayi dan ibunya.

“Barang siapa yang memudahkan urusan saudaranya didunia, niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akherat.”(HR.Muslim)

Itulah yang menjadi peganganya, karena sudah yakin Allah menggantinya. Meskipun yakin Allah akan menggantinya dia masih juga merasa sedikit berdebar debar. Karena tabungan persiapan melahirkan di sedekahkan tanpa sepengetahuan sang istri. Kalau persalinan istrinya mundur dari hari H Nya masih ada waktu buat ikhtiar tapi bagaimana kalau maju sedangkan tabungan sudah di sedekahkan. Satu satunya jalan masih punya harta Allah berupa sepeda motor Honda Supra thn jadul yang dulu pernah ditawar oleh tetangga yang jual rongsokan. Dulu mau dibayar 3juta.

 Persih satu hari menjelang hari H nya Rupanya kedatangan temen SMP yang datang membawa undangan untuk reuni. Setelah ngobrol masa lalu juga tentang istrinya (saat itu hamil) sampai dengan berencana melego sepeda motor satu satunya buat biaya persalinan, sampai akhirnya sang teman lama pulang. Nah keajaiban pun terjadi Tepat pada hari H nya sang buah hatipun lahir tapi masih juga belum tersedianya biaya persalinan, namun Allah maha kaya, ternyata Allah mengirimkan teman panitia reuni datang dan membawa sumbangan katanya hasil dari sumbangan teman teman yang akan reuni. Nah biaya persalinanpun selesai. Masya Allah…. Inilah wujud dari suatu keyakinannya kepada Allah dia tidak pernah berhenti mengurus hambanya.

Kita tidak pernah tahu apa yang Allah rencanakan buat kita tapi kalau selalu yakin Allah itu tak pernah berhenti mengurus hambanya, Allah itu tahu apa yang menjadi keinginan hambanya. Kadang kita saja yang tak sabaran menunggunya. Kita baru mau melangkah satu belum selesai Allah sudah memberikan pertolongannya. Katanya: “ jangan mengejar uang, kejarlah Allah.” Pertolongan Allah akan datang tergantung sejauh mana kedekatan kita dengan Allah, serunya lagi. Harus percaya dan yakin! Prioritaskan Allah dulu!

Itulah pengalaman sedekah yang saya dapat dari seorang teman yang selalu yakin akan pertolongan Allah. Semoga saja pengalaman cerita sedekah itu menambah dan menguatkan saya pribadi dan siapa saja yang membaca ini. Bukankah dari pengalaman orang lain bisa kita jadikan pelajaran?.  Semoga kita menjadi orang orang yang senatiasa mampu medekatkan diri sedekat dekatnya dengan Allah. Dan salah satu cara kedekatan itu sudah dicontohkan dengan jalan sedekah. Ayo kita sedekah!! 



Kamis, 28 Januari 2016

Mengingatkan adanya alam kubur

Pagi ini habis shalat shubuh berjamaah takmir masjid mengambil mikopun mengucapkan..”Inna Lillahi wa inna ilaihi raji'un” telah berpulang tadi pagi Bapak Sukar ke rahmatullah Ayahnda dari Bapak Budi semoga beliau mendapat tempat yang baik disisinya dan segala amalnya diterima oleh Allah SWT…Aamiin.”  Pengumuman itu mengingatkan  kita insan insan yang ber iman bahwa kita juga akan menyusulnya, tinggal menunggu jadwal waktu. Apakah kita sudah siap? Bekal apa yang akan kita bawa? Apakah amalan baik ataukah amalan buruk?

 Firman Allah :“Setiap yang hidup (berjiwa )  pasti akan merasakan mati” ( Surah Ali  Imran ayat 185 )

Kalau sudah sampai ketentuan Allah ini tak satupun yang mampu mengundurkannya kita semua akan menjadi bangkai yang tidak bernyawa lagi. Ya.. yang bernyawa akan menemui ajalnya berupa kematian. Yang kaya, miskin, tua, besar kecil, shaleh dan shaleha semuanya pasti akan mati dan tak akan kembali lagi, yang hanya masih hidup dan kekal hanyalah zat yang memiliki kemuliaan dan maha kuasa dialah  Allah SWT. Dialah suatu zat yang menciptakan kehidupan dan kematian  bagi yang terpuji dan terbaik bagi setiap insan didunia ini.Lalu apakah yang menjadi persiapan kita? Apakah kita masih terus ingin menumpuk harta yang tiada habisnya? Apakah kita belum puas dengan harta yang sudah ada? Ataupun menimbun dosa?

Rasulullah pernah bersabda: Kuburan adalah tempat pertama dari beberapa tempat di akherat, jika kamu selamat darinya, maka sesudahnya akan lebih mudah darinya, dan jika kamu tidak selamat, maka akan lebih berat darinya.”

Dikatakan bahwa setiap Orang yang ber iman akan selamat dari siksa kubur dan bagi nereka yang tak ber iman adalah awal dari kehancurannya lebih lebih lagi orang yang munafik. Alam kubur adalah alam yang benar adanya dimana kita akan dituntut untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan kita selama hidup di alam dunia ini. Alam kubur adalah alam yang menjadi jembatan antara alam dunia yang fana dan alam akherat yang kekal lagi abadi.

Alkisah, ketika sayyidatuna Fatimah binti Rasulullah shallallahu alaihi wassalam wafat setelah penguburannya, Abu Dzar Al Ghfari berdiri seraya berkata, “Wahai kuburan, tahukah engakau siapa yang kami kubur? Beliau adalah anak perempuan dari Rasulullah shallallahu alaihi wassalam, istri Ali bin abi Thalib, Ibunda Hasan dan Hussain radhiyallahu anhum”

Setelah mengatakan demikian terdengar suara dari alam kubur, “Saya bukanlah tempat untuk orang orang yang bernasab dan keturunan mulia. Tetapi saya adalah tempat bagi amal shaleh dan kebaikan kebaikan. Oleh karenanya, tidak aka ada yang selamat dari saya, kecuali orang orang yang banyak melakukan kebaikan, selamat hatinya, dan ikhlas amalnya.’’

Kiasah diatas dapat kita jadikan renungan, sesungguhnya dunia yang ramai ini bukanlah tujuan akhir kita. Kita masih ditunggu dan dinantikan oleh kedua alam, yakni alam kubur dan alam akherat. Dua alam sudah kita lalui alam kandungan ketika kita masih dalam perut bunda, dan alam dunia yang kita nikmati sekarang ini. Kematian bukanlah akhir dari kehidupan tapi awal dari kehidupan sebenarnya. Apakah nanti kita akan mencicipi manisnya kebahagiaan atau perihnya kesengsaraan di alam kubur, semuanya tergantung dari segala perbuatan kita di selama dunia ini. Semuanya akan terbalas pada saat kita ada di alam kubur.

Mari kita persiapkan dan kita imbangkan antara kedidupan dunia dan kehidupan akherat selama masih diberikan pinjaman nafas. Lakukan amal amal kebaikan sebagai persiapan bekal kita di alam yang berikutnya jangan sampai terlena dengan kehidupan dunia yang melenakan ini. Mari kita kejar amalan amalan untuk menggapai kehidupan dunia dan akherat sebagai persiapan menjelang ajal tiba yang kita tak pernah tahu jadwalnya. Akhir kata kematian adalah suatu perkara yang perlu diingatkan bukan untuk ditakuti. Membaca bahasan tentang kematian serta alam kubur adalah suatu cara mengingatkankita untuk menambah ilmu agar kita lebih siap menghadapinya. Sekian semoga bermanfaat. Aamiin.




Senin, 25 Januari 2016

Mari kita suburkan bersama sholat jamaah


Dari kecil kalau kita perhatikan sering sekali para guru guru ngaji, para khotib, menyerukan kepada kita untuk mengerjakan shalat berjamaah. Karena faedah mengerjakan shalat ber jamaah ganjaran pahalanya sudah jelas 27 x daripada kita mengerjakan shalat sendiri dirumah. Namun sering kali kita tidak bisa atau masih bermalas malas menuanaikan karena bermacam macam alasan. Utamanya alasan pekerjaan, atau kadang aturan atau policy dari perusahaan bagi mereka yang menjadi karyawan yang tidak mengizinkannya, biasanya ini ada di perusahaan swasta. Meskipun tidak semuanya.  Mari kita simak  sedikit riwayat dan kisah kisah dibawah ini mengapa sholat ber jamaah dianjurkan.

Imam Hakim dalam kitabnya meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam menyebutkan “Tiga orang yang dilaknat Allah, salah satu diantaranya adalah orang yang ketika adzan diserukan tetapi tidak memenuhi panggilannya.”

Diriwayatkan oleh Imam Thabarani bahwa Abdullah bin Mas’ud radiyallahu anhu berkata, “ Cukuplah sebagai tanda kemalangan dan kegagalan seorang muslim, jika dia ketika mendengar suara adzan untuk sholat, tetapi dia tidak datang memenuhi panggilannya.”

Ibnu Maktum radiyallahu anhu perna menemuai Rasulullah dengan berkata,”Ya Rasulullah, sesungguhnya di kota Madinah ini banyak binatang buas, rumahku jauh, sedangkan juga aku buta dan tidak memiliki seorang yang dapat menuntunku, bolehkah aku sholat di rumah?”

Rasulullah shallalahu a’laihi wasallam bertanya, “Apakah engakau mendengar suara adzan?”  “Ya jawabnya. Rasulullah pun berkata: “ Penuhilah panggilannya. Aku tidak ada melihat adanya keringanan bagimu.”

Dikatakan bahwa nanti di hari kiamat akan ada sekelompok manusia dikumpulkan dengan wajah laksana bintang. Para malaikatpun  terkagum kagum seraya bertanya, “Apakah amal kalian sewaktu di dunia? Mereka menjawab, “ Dahulu ketika di dunia, apabila kami mendengar suara adzan, kami segera bersuci. Tidak ada yang menyibukan kami selain dari itu.”

Malikat berkata, “Kalau begitu, kalian pantas memperoleh karunia ini. Masuklah kalian ke surga sesuai amal kalian.”

Lalu dikumpulkan lagi sekelompok manusia dengan wajah seperti bulan. Para malaikat bertanya, “Apa sesungguhnya amal kalian?” Meraka menjawab, “Dahulu kami sebelum masuk waktu sholat, kami telah ber wudhu.”

Malaikat berkata, “Kalau begitu, kalian pantas memperoleh karunia ini. Masuklah kalian  surga sesuai amal kalian.”

Adalagi sekelompok manusia yang dikumpulkan dengan wajahnya seperti matahari. Para malaikat pun terkagum kagum melihatnya, lalu bertanya, “Apa sesungguhnya amal kalian ketika di dunia? Mereka menjawab, “Dahulu ketika adzan diserukan, kami telah berada didalam masjid.”

Malaikat berkata, “Kalian memiliki kedudukan paling tinggi sekali dan berparas elok, kalian pantas memperoleh karunia ini. Masuklah kalian ke surga sesuai dengan amal yang kalian.”

Nah dari kisah kisah tersebut semoga kita bisa mengambil manfaatnya. Apakah kita akan masih menunda nunda ketika adzan datang menyeru. Mari kita perbaiki dan bangun serta mau mengusahakan sebisanya untuk senantiasa menunaikan sholat berjamaah, baik itu dengan keluarga dirumah, atau di langgar dan atau sebisanya di masjid terdekat dari rumah. Semoga kisah kisah diatas mampu memberikan kesadaran bagi kita, suburkan dan bangun motivasi yang kuat dalam ber jamaah.(Ahmad.Z)






Jumat, 22 Januari 2016

Ayo segera pergi ke tanah suci Makkah!


Pergi ke tanah suci Mekkah dan Madinah menjadi impian dari setiap muslim yang ber Iman baik itu ber Umrah ataupun ber Haji, dimanapun di dunia ini. Sebelumnya pasti anda berfikir walaupun ber iman tapi ngga ada uang mana mungkin! Upppss…nanti dulu! Uang itu hanya lah effect…ingat hanya effect dari apa yang kamu kerjakan dan kamu yakini. Nah ke tanah suci itu perlu keyakinan kuat, perlu tekad yang kuat untuk mencapai impian. Dari keyakinan dan impian  melahirkan action atau tindakan untuk mewujudkan impian. Maka timbulah effect.

Sebagai muslim kita harus punya tekad pergi ke tanah suci Makkah, menunaikan  kesempurnaan dari rukun islam, kalaupun kita belum punya “ngeh” sama sekali  ayo coba kita lihat beberapa hadist  ini supaya timbul rasa “ngeh” anda:

“Janganlah kamu segera bepergian kecuali ke tiga masjid, Masjidil Haram, Masjiku ini(Masjid Nabawi), dan Masjid aqsa.”(HR. Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud)

Rasulullah SAW bersabda:

“ Shalat di Masjidku ( Nabawi) ini lebih utama dari 1000 kali shalat ditempat lainnya, kecuali pada Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil Haram lebih utama dari 100.000 shalat dtempat lainnya.”(HR. Imam Ahmad).

“Haji ke haji, Umrah ke Umrah menghapuskan dosa yang terdapat di antara keduanya.”(HR. Al Jama’ah).

Nah kita tidak disuruh kalau sudah diberi rezki berlebihan itu untuk plesiran dulu seperti misalnya eropa, china daratan, Australia tapi disuruh ke tiga masjid( Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Masjid aqsa) ada apa? Lihatlah shalat di masjid Nabawi  diganjar dengan 1000 kali pahala dan shalat di Masjidil Haram  diganjar dengan 100.000 kali pahala.  Bayangkan kita shalat 5 waktu ditambah shalat sunnah lainnya kita tinggal mengalikan saja berapa pahala yang didapat dibanding kalau kita shalat sendiri dirumah. Kalau kita shalat sendiri dirumah tanpa bolong bolong dalam setahun ( 5 X 365 = 1825 pahala). Untuk mencapai 100.000 kali pahala sekali shalat di Masdidil Haram dibandingkan shalat dirumah( 100.000:1825 = 55 thn) jadi butuh usia 55 thn, itupun shalatnya tidak bolong bolong, coba saja bayangkan!

Masihkah kita tidak ingin mengejar untuk pergi kesana?  Mari lihat lagi hadist berikut ini:

“Laksankanlah haji dan umrah, karena keduanya menghapuskan kefakiran dan dosa sebagaimana api menghilangkan karat dari besi, emas, perak.  Sementara tak ada pahala bagi haji yang mabrur selain surga”(HR. Tirmidzi).

Umrah dan haji adalah juga mencegah kefakiran sedangkan haji mabrur ganjarannya adalah surga.  Sudah banyak yang merasakan setelah  ber umrah/Haji , kehidupannya penuh berkah dan rezki  yang lancar dan bertambah, kehidupan yang adem ayem dan makin giat dan tekun lagi dalam menunaikan ibadah kepada Allah SWT.

Mari kita canangkan tekad untuk segera berangkat ke tanah suci Makkah kalaupun sudah mendaftar haji masih menungu antrean, sambil menunggu antrean saya sarankan pergi umrah saja dulu. Kenapa? Pada waktu kita umrah itulah bermunajad agar Allah izinkan antrean haji dipercepat. Kalau di otak manusia tidak mungkin tapi kalau Allah sudah meng izinkan tidak ada yang tidak mungkin. Ayo segera ambil tindakan! !

Mengubah wawasan sedekah- ku

“Saya itu kalau sakit selain berikhtiar berobat, sepulangnya  saya selalu sempatkan bersedekah kepada para tukang becak yang ada didepan rumah sakit, dan para pengemis pinggir jalan” karena sedekah seperti  itu mampu mempercepat proses kesembuhan dan menolak bala. Kata Pak Kyai pengasuh pondok pesantren deket rumah dalam ceramahnya pada satu malam pengajian majelis Taklim.” Ne sampean itu sedekah usahakan yang istiqomah, Jangan sedekah hari ini besar, besok tidak, karena  tidak punya  yang disedekahkan.” Sambungnya.

Hee..he..he jadi malu sama diri sendiri  kaya ditampar rasanya, karena selalu menetapkan hari jumat aza yang penuh berkah  pada hari itu saja khusus menggenjotnya. Hari lainnya bolong semua. “Usahakan ne bisa setiap hari sedekah terserah apa saja apalagi pas diwaktu dalam kesempitan bersedekahlah.” Terngiang ngiang di telinga. Akhirnya buka buka kitab dan hadistlah jadinya
.
“Siapa saja yang mengerjakan amal shaleh( pahalanya) untuk dirinya sendiri”(Q.S. Fushilat 46)

Setiap persendian manusia wajib disedekahi, setiap hari yang padanya matahari terbit. Beliau berkata: “Mendamaikan antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah, membantu seseorang dalam masalah  kendarannya lalu menaikannya ke atas kendaraannya atau mengangkat barang bawaannya ke atas adalah sedekah. Beliau bersabda, “Mengucapkan kalimat baik baik adalah sedekah, setiap langkah yang dia bejalan menuju masjid untuk sholat adalah sedekah, dan menyingkirkan ganguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dari hadist diatas ternyata bersedekah ngga cuman fulus atau barang saja, setiap segala sesuatu perbuatan baik adalah  bernilai sedekah. Nah dah tahu sekarang ngga cuman harta saja yang bisa disedekahkan, prilaku baik, pikiran, tenaga,  juga termasuk menjadi investasi sedekah  menuju kebahagian hidup alias tabungan akherat kita kelak.

“Setiap perbuatan baik adalah sedekah.”(HR.Bukhari)

Sharing pikiran, saling memberi nasehat misalnya dengan membantu usaha temen atau tetangga supaya maju. Melakukan diskusi dalam kelompok kelompok organisasi disertai memotivasi ternyata  termasuk sedekah sesuai hadist diatas. Ternata tidak sukar ya..bersedekah.  Membantu di masyarakat sekeliling anda dengan cara ikut terlibat dalam penyelesaian masalah akan menjadi tabungan amal baik yang nanti berguna sebagai pembela disaat saat mengalami kesulitan baik dunia maupun akherat.

Bersegeralah dan jangan pernah tunda setiap kita mau berbuat kebaikan ( aduh kok jadi seperti ustadz aja)  amal baik kita akan  mengawal  setiap kita mencari rezki Allah, bisa juga katanya menjadi pelindung untuk tidak mengerjakan ha hal yang tidak baik. Wawasan ku jadi merubah sekarang.

Setelah banyak baca dari berbagai sumber dan pengalaman mereka yang rajin bersedekah tak satupun kehidupannya  menjadi jatuh miskin bahkan mereka menjadi orang yang derajatnya diangkat oleh Gusti Allah.  Boleh dikatakan mereka tidak pernah dipertemukan dengan sesuatu yang menyulitkan hidupnya. Kalau ditulis disini jadi ngga muat deh….Tapi setelah jadi orang mereka tambah kenceng tuh sedekahnya. Bagaiman dengan kita?  Yuk ikutan bersedekah…..! Trimakasih Pak Kyai tanpa pencerahannya aku tak jadi terbuka wawasannya..



Kamis, 21 Januari 2016

Gunakan akal agar beruntung.



Manusia sudah dibekali kelengkapan dan kesempurnaan pada saat dia lahir kedunia.  Bekal yang sempurna untuk melaksanakan tugasnya di dunia ini.  Sudah diberikan alat berupa akal  atau bahasa Arab  disebut  ‘aql  yaitu suatu kemampuan memahami,  daya upaya atau ihtiar, menganalisis  sesuatu itu apa benar atau salah. Tetapi pada kenyataannya kenapa masih ada orang yang tak mampu menggunakan akalnya dan tak beranjak dari kehidupannya  hanya begitu begitu saja. Bahasa kerennya sekarang ngga move- on?  Dimanakah letak kesalahannya?

“Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari kemaren celakalah ia. Barang siapa yang hari ini sama dengan  hari kemaren rugilah ia. Barang siapa yang hari ini lebih baik dari kemaren maka beruntunglah ia.”{hadist)

Begitu yang sering kita dengar apabila penceramah, ustadz, memberikan pencerahannya. Akal yang diberikan kepada manusia untuk digunakan tidak sama dengan yang diberikan kepada mahluk selain manusia. Sudah tidak sepantasnyalah manusia itu terpuruk. Dengan menggunakan  kekuatan akalnya manusia mampu menjadi apapun yang diinginkannya kalau dia mau untuk kelangsungan hidupnya. Kehidupan  harus terus berlangsung dan tumbuh berkembang. Makin hari seharusnya makin menjadi lebih baik tapi fakta masih ada saja yang tidak beranjak dari kehidupannya bahkan stagnan. Dengan cara kekuatan memotivasi dalam diri kita sendirilah yang akan memunculkan solusinya.

“Dan tidak aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah kepadaku”( QS.Adzariat:56).

Kalau kita sudah mengenal sejak awal ayat tersebut segala sesuatu yang kita kerjakan mestinya diawali dengan niat karena Allah atau bernilai  ibadah.  Sejatinya dilakukan sejak awal sehingga mampu memompa memotivasi kelangsungan hidup. Pemahaman semua yang dikerjakan dalam rangka ibadah dalam arti tidak hanya melulu mengerjakan ibadah rutinitas saja tapi semua hal yang menyangkut aspek dan sendi kehidupan.

Jika di niatkan hidup dalam rangka ibadah kepada Allah maka serta merta akan dapat memacu semangat memotivasi diri untuk melakukan dan mengerjakan  sesuatu  yang berguna untuk kelangsungan kehidupan. Pemahaman yang lebih dalam dan  sempurna akan keyakinan dalam beragama sangat dubutuhkan. Sehingga mengerti secara utuh  yang mana bisa dikerjakan dan yang mana dilarang dalam rangka ibadah.

Keterpurukan terjadi karena kita tidak drive in action kurang menghargai akal akalyang sudah diberikan oleh Allah SWT.  Kurang membuka diri, kurang membuka ruang untuk orang lain, sempitnya cara berpikir, kita hidup  butuh teman, butuh relasi, butuh komunikasi, berhubungan dengan sesama.  Jadilah orang yang beruntung. Orang orang yang beruntung mereka yang mau melakukan proses perjuangan  yang akhirnya mereka menuai apa yang mereka perjuangka dan apa yang mereka tanam.


Mari kita mulai saat ini berusaha bekerja cerdas, ikhlas  seperti yang ada dalam firman Allah dalam kalimat “la ‘allakum tuflihun” insha Allah kita menjadi lebih berani dan lebih kuat dalam berbuat sesuatu sehingga kita menjadi orang orang yang beruntung.

Selasa, 19 Januari 2016

Berbagi untuk menambah rezki



Amron nama seorang pemuda yang tinggal bersebrangan dengan rumah Pondok Pesantren yang lumayan besar untuk sebuah desa kecil. Ayahnya seorang yang memiliki bengkel sepeda motor kecil
kecilan dirumahnya. Namun Karena desakan kebutuhan ekonomi menyebabkan sang ayah mencoba perutungan menjadi seorang sopir truk yang diajak tetangganya. Semenjak menjadi sopir truk Sang ayah kadang pulang seminggu sekali ataupun kadang dua minggu sekali. Bengkelpun jadi terbelengkai tapi sedikit demi sedikit diteruskan oleh Amron. Namun sayangnya dia hanya mampu melayani pelanggan selepas  dari pulang sekolah (SMP). Tapi sayangnya faktor ekonomi keluarga menyebabkan Amron putus sekolah ditengah jalan.

Berbekal dengan pengetahuan seadanya dari sang ayah yang dulu tiap hari dibantunya dia melanjutkan usaha bengkelnya dirumah tapi akhirnya tak begitu berjalan dengan mulus, karena sepinya pelanggan. Suatu saat dia mencoba ingin meminta nasehat kepada Pak Kyai Pondok Pesantren yang ada di depan rumahnya mengenai peruntungan nasibnya. Karena sudah kenal obroalanpun jadi akrab.Obrolanpun mulai berlangsung.

 "Yai saya ini ingin sekali membesarkan bengkel dirumah peninggalan bapak tapi kok hasilnya hanya pas pasan saja, katanya" Perutungannnya hanya sedikit, saya ingin menambah modal.
" Perkara mencari modal adalah sesuatu yang gampang bagi Allah. salah satunya hendaknya kita senantiasa banyak bersyukur, atas apa yang sudah Allah berikan. Sekecil apupun kalau saja kita mau bersyukur maka Allah akan menambah rezki kita dan meluaskannya menjadi nikmat."

"Bagaimana mau bertambah Kyai hasilnya cuman segitu gitu saja, hasilnya hanya cukup buat pengisi perut serumah." Nada suara Amron kelihatan nada kesal seperti orang yang putus asa. "Kalau saya sekarang mau coba nyeles roti Yai saya mau mencari tambahan, bagaimana peruntungannya." Sang Kyai hanya tersenyum dan mantuk mantuk atas pertanyaan Amron.

"Amron Allah itu maha Kuasa maha tahu apa yang menjadi keinginan hambanya, kamu mau menjadi apa saja Allah pasti berikan rezkinya dan dari jalan apa saja itu sudah menjadi ketetapan yang pasti,"
Kata sang Kyai."Apapun silahkan dikerjakan asal kamu memiliki kemauan untuk mencobanya dan jangan lupa sisihkanlah dari hasil rezki yang Allah berikan baik besar maupun kecil untuk berbagi kepada sesama yang kurang beruntung." Karena kalau kamu mau berbagi  Insha Allah rezkimu bertambah!"

Amron tambah pusing, bagaimana mau berbagi kalau dapatnya sedikit pikirnya. "Apa itu ngga salah Yai sudah dapet sedikit terus disisihkan khan jadi berkurang...?" sanggahnya. "Amron Janji Allah itu sudah pasti siapa yang menanam kebaikan karena Allah, Allah akan mengganti dengan 10 kali lipat lebih banyak." Kata sang Kyai. Amron malah semakin pusing mendengar jawaban sang Kyai. Sudah jelas hasil yang didapat sedikit terus disisihkan untuk orang lain. Bagamana mungkin! pikirnya. Setelah itu, Amron akhirnya berpamitan tapi dikepalanya sebenarnya belum begitu paham dengan apa yang di nasehatkan Sang Kyai.

Selagi duduk didepan rumahnya Amron dikejutkan dengan adiknya yang baru pulang dari sekolah, "Kak bisa bantu temen adik dia baru saja gonceng adik dari sekolahan pas pertengahan mau kerumah didorong sepeda motornya karena habis minyaknya." Tanpa pikir panjang Amron yang melihat kedua baju anak sekolahan itu basah dengan keringat akibat teriknya sengat matahari langsung membantunya." Amron jadi teringat nasehat sang kyai, kalau kita mau berbagi maka,,,."
Akhirnya Amron membantu memberikan uang 10ribu untuk membeli minyak eceran nga jauh dari rumahnya. Sang adik begitu senang karena kakaknya membantu temannya itu.

Keesokan harinya sang ayah temen adiknya yang ditolong kemaren datang menghampiri kerumah mau menjemput sang adik untuk diajak bareng bareng berangkat ke sekolah. Sambil menunggu terjadilah obralan dan ucapan trimakasih dari sang ayah yang sudah membantu menolong anaknya. Saat pamit meninggalkan rumah untuk ke sekolah sang ayah teman adiknya menyelipkan satu amplop yang sudah dilipat ke kantong  saku Amron. Amron berusaha menolaknya. Tapi sang ayah memaksanya "makasih dik Amron mohon diterima itu buat ganti duit miyak kemaren."

Sepeninggalnya amplop dibuka ternyata isinya 100ribu. Diapun tercengang! Sambil duduk menunggu bengkelnya Amron jadi teringat nasehat Pak Kyai,"Janji Allah itu pasti.." Akhirnya Amron mulai menyadari arti nasehat Pak Kyai"mau sisihkan berbagi, akan menambah rezki....." belum sempat melaksanakan niatnya untuk nyeles roti, Allah sudah memberinya rezki. Allah memberinya dari jalan yang berbeda.

Kadang memang sulit untuk dimasukan kedalam pencernaan otak manusia yang kadang penuh dengan logika dan perhitungannya. Menyebabkan kita menjadi terkukung. Belajar dari peristiwa tersebut menjadikan Amron mulai memahami kalau kita dengan ikhlas mau berbagi dan mau bersyukur tanpa banyak itung itungan sesungguhnya Allah akan memberikan lezatnya  sebuah nikmat, sesuai dengan janjinya seperti yang dinasehatkan Sang Kyai kepadanya.

Semoga kita semua mampu belajar dari peristiwa peristiwa yang Allah hadirkan dalam setiap perjalanan hidup kita ini. Allah menghadirkan banyak peristiwa peristiwa dalam kehidupan untuk bisa kita ambil hikmahnya. Menjadi pegangan dan suri teladan dalam kehidupan. Berbagi, bersyukur, bersabar, sesuai anjurannya bila kita mau ikuti sesungguhnya Allah tidak akan diam untuk memberikan nikmatnya.










Senin, 18 Januari 2016

Kejujuran prilaku sebuah prisai kehidupan


Jujur adalah suatu kata yang sangat gampang diucapkan tapi sangat begitu sukar untuk diterapkan dalam kehidupan. Kenapa? Karena menjadi seorang yang jujur kadang dianggap tidak menguntungkan dalam pergaulan di masyarakat. Benarkah? Wallahualam! Muslim yang jujur dan kuat sangatlah disukai oleh Allah. Kejujuran yang akan membawa kita kearah kehidupan sebuah prilaku yang positif. Mari kita simak sedikit prilaku dan cerita dibawah ini.

Di zaman kekalifahan Umar Bin Khattab sering kali beliau melakukan perjalanan keliling kota Madinah. Beliau pernah mengatakan kepada para  kaum muslim agar senantiasa menjauhi perbuatan curang.

Disuatu saat ketika musim paceklik di Madinah Khalifah Umar berkeliling di malam hari dan melintasi suatu rumah beliau mendengar suatu percakapan seorang Ibu pedagang susu dengan seorang anak gadisnya. Si Ibu pedagang susu mengatakan kepada anak gadisnya untuk mencampur susu yang akan dijual dengan air, agar susu yang akan dijual kelihatan banyak supaya mendapat keuntungan yang lebih besar. Tapi, sang anak menolaknya, dikarenakan Khalifah Umar melarang susu yang dicampur dengan air."Betul tidak seorangpun yang melihat apa yang kita kerjakan, tapi Allah dan para malaikatnya khan tahu. Dan nanti pada saat hari pembalasan kita akan diminta pertanggungan jawabannya, begitu jawab sang anak gadisnya," Mendengar percakapan yang sangat jujur dari anak gadisnya itu Khalifah Umar lalu mengambilnya dan mengangkat menjadi menantunya.

Dari sebuah kisah tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa betapa pentingnya arti sebuah kejujuran. Sebuah kejujuran yang terlahir dari adanya Iman yang kuat dari seseorang kepada sang pencipta yaitu Allah Ta'ala. Kekuatan dan keyakinan yang begitu mengakar, apapun yang kita lakukan walau tak seorangpun yang melihat tapi yakin bahwa segala perbuatan kita dilihat  dan diawasi oleh Allah.

Nabi Muhamad SAW memerintahkan kepada seluruh kaum muslim senantiasa berprilaku dan berbuat jujur dalam setiap tindakannya, serta mengingatkan untuk senantiasa juga menjaga prilaku dan menjauhi perbuatan dusta. Disebutkatkan dan diriwayatkan dalam sebuah hadist"Bersikaplah jujur, karena kejujuran membawa kita kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan ke surga. Maka jauhilah bohong, kebohongan melahirkan kedurjanaan, dan kedurjanaan menyeret ke Neraka (HR.Muslim).

Sudah selakyaknyalah dan seharusnya setiap muslim berpegang dan berprilaku jujur. Jujur adalah merupakan suatu tiara kehidupan. Keyakinan ini hendaknya dipegang teguh. Kejujuran harus dipakai sebagai senjata prisai diri untuk mencegah dari  hal hal yang tidak dirhidoi Allah, sehingga terhindar dari kemurkaan Allah.

Bayangkan apa yang kita lihat prilaku korupsi di masyarakat sudah menjadi kebiasaan, tindakan pencegahan sudah dilakukan dan pelakunya sudah dihukum namun tetapi masih saja ada mereka melakukannya lagi. Prilaku perzinahan yang menghebohkan dilakukan juga lewat kecanggihan IT lewat prostitusi online. Pelanggannyapun orang orang yang justru memiliki kedudukan yang terhormat di masyarakat. Naudzubillah! Perjudian yang sembunyi sembunyi. Mabok mabokan semakin marak terjadi di negri kita tercinta ini. Peran para Ullama, Kyai, Ustadz sangatlah penting dibutuhkan dan terlibat dalam memperbaiki ahlak ini.

Mengutip dari sebuah hadist"Sesungguhnya Allah itu cemburu, cemburunya Allah tatkala seseorang melakukan perbuatan yang diharamkan terhadapnya"(HR.Bukhari-Muslim).

Pertanyaannya mampukah kita jujur kepada diri kita sendiri? Mampukah kita secara istiqomah terus menerus menjaga keyakinan ini? Tidak seorangpun tahu! Manakala waktu dan kondisi keadaan yang kadang memaksa membuat kita dengan sadar mudah melanggarnya. Semoga kita semua adalah termasuk orang orang yang diberi keimanan yang kuat agar apapun yang kita kerjakan di dunia ini terhindar dari melakukan perbuatan perbuatan dusta. Sekecil apapun dusta merupakan hal yang nanti kelak dipertanggung jawabkan kepada sang khalik dihari kiamat nanti.



Selasa, 12 Januari 2016

7 hal simple ketika membuka warung sendiri.




Membuka sebuah warung kuliner walupun memiliki tempat sendiri tidaklah mudah. Warung yang dibuat karena kurangnya hasrat yang kuat untuk survive akan menjadi warung asal asalan. Dampaknya tidak akan bertahan lama. Banyak warung yang gulung tikar karena midsetnya ya asal jualan dan tidak serius. Warung tetangga  tempat aku tinggal dah banyak yang tidak berumur panjang. Melihat dari lokasi pada hal bagus dekat pasar desa. Aktifitas manusia yang sangat tinggi sudah menjadi kredit tersendiri.

Mengola warung rumahan walaupun kecil tetaplah  memperhitungkan beberapa aspek aspek  agar bertahan kelangsungan hidupnya. 7 hal simpel mengolola warung rumahan dibawah ini dapat kiranya dijadikan acuan.

warung, simpelPertama. Apa tujuan dan maksud mendirikan warung, apakah sebagai penopang keluarga, apakah karena hobi masak, apakah karena dorongan orang lain, atau karena punya tempat sendiri. Sebaiknya


Kedua. Tempat dan lokasi sangat menentukan apakah banyak lalulalang orang orang beraktifitas? Terus pesaing kita siapa? Jangan sampai buka warung tapi sepi disekitar dengan orang beraktifitas. Juga usahakan tempat yang gampang terlihat. Kalu perlu ada tempat parkir kendaraan.

Ketiga. Produk apa yang akan kita jual? Kuliner jenis apa? Dan siapa pesaing kita? Kalau membuat hal yang sama seperti yang sudah ada disekitar kita lebih baik anda urungkan, karena pasti kalah bersaing dengan yang sudah duluan ada, warung kita tidak akan pernah bisa bersaing. Warung kita jadi sepi kita tidak termotivasi. Akhirnya gulung tikar.

Keempat. Setelah produk ditentukan sekarang price atau harga jual. Berapa kekuatan daya beli masyarakat disekitar kita terus juga  harus melihat harga pesaing kita. Jangan sampe membuat harga yang tidak terjangkau daya beli masyarakat, warung anda tidak akan survive. 

Kelima. Taste atau rasa makanan yang akan dijual tidak berubah ubah ini sangat menentukan. 
Cara yan terbaik adalah dengan menulis menu yang disuguhkan dalam bentuk resep. sehingga takarannnya pasti dan tidak membuat masakan berubah ubah rasanya. Pengolalaan dan juga penampilan saat dihidangkan haruslah menarik orang untuk mencobanya. Sehingga mampu menimbulkan kesan pertama yang menarik.

Keenam. Kebersihan dari warung mesti kita jaga dalam hal ini alat alat yang dipake menghidangkan haruslah bersih, tempat  seperti meja dan kursi untuk menghidangkanpun juga harus bersih, tersedianya fasilitas cuci tangan agar mampu menimbulkan kesan bahwa warung kita warung tidak asal asalan.

Ketujuh. Berikan pelayanan yang ramah, cepat,  walaupaun kadang harga mahal rasa tidak mendukung tapi  bisa tertupi dengan keramahan pelayanan. Misalnya menyapa ketika baru datang. Lalukan sedikit percakapan dengan pembeli ketika dalam penyuguhan. Sempatkan memberikan layanan tambahan extra misalnya dengan memberi krupuk dengan Cuma Cuma, tersedianya air minum dll.

Beberapa hal simple tersebut bisa dijadikan bahan referensi dalam membuka warung sendiri. Warung tidak dibuka asal asalan.  Sehingga kelangsungan warung dapat terjaga. Bisa memberi arti bagi keluarga tidak sekedar buka saja.  Sukur sukur  mampu juga ikut memberi andil sebagai penopang kehidupan keluarga. Usaha keluarga yang menjadi kendala biasanya adalah kelangsungannya kalau tidak punya daya juang dan hasrat kelangsungannya biasanya tidak terlalu lama. Tapi paling tidak sudah mencoba! 



Minggu, 10 Januari 2016

Peran keyakinan dalam berdoa





keyakinan, berdoa
Dalam setiap kita berusaha di alam yang ramai ini, senantiasa selain bekerja keras dalam usaha dianjurkan kita juga berdoa. Kenapa? Agar ketika Allah menguji kita dengan suatu cobaan apakah dengan sedikit kekurangan ataupun dengan harta yang berlebihan, senantiasa kita eling dengan Allah. Ketika kekurangan kita tidak menjadi insan yang lemah, ketika berlebihanpun kita tidak menjadi insan yang sombong.

"Berdoalah kepadaku, maka niscaya akan kukabulkan.." bukankah Allah sudah berjanji untuk kita sebagai muslim untuk meminta dengan doa sebagaimana janjinya. Diantaranya adalah doa memohon kekayaan. Seorang muslim tidak hanya dengan mengandalkan cara cara  seperti logika, dan kemampuan dan keahliannya saja tapi dianjurkan selain usaha dan kerja kerasnya juga berdoa, supaya segala usahanya itu berjalan dan berhasil dengan baik.

Peran keyakinan dalam berdoa Muslim yang kuat, kaya serta tidak lemah sangat dicintai Allah. Berusaha dan bekerja keras didalam usaha dunianya disertai dengan berdoa diharapkan ketika segala usaha yang dilakukan secara maksimal belum menemukan titik terang dan atau berhasil tidak menjadikannya terpuruk, lemah dan gampang  berputus asa. Apabila sebaliknya  kalau berhasil seperti yang diharapkan agar tidak menjadi insan yang lupa diri, terhindar dari rasa kesombongan.

Ketaatan dalam menjalankan ibadah juga memegang peran yang sangat penting. Apalah gunanya kita berdoa memohon kepada Allah tapi kita tidak melakukan perintah perintah lainnya seperti Sholat, puasa, sedekah Dll. Inti dari kita berdoa karena ada rasa iman yang kuat. Segagah gagahnya seorang muslim dan sekuat kuat kuatnya pastilah mempunyai suatu keterbatasan dan kekurangannya. Jikalau dia menemukan masalah yang tak dapat sama sekali dipecahkan oleh akalnya maka Allah lah yang menjadi tumpuan terakhirnya dengan melakukan pendekatan kepada Allah dengan cara berdoa. Tiada lagi sandaran kita selain dengannya.

Dengan dibarengi selalu  berdoa supaya segala keberlimpahan dan kelebihan rezki yang Allah berikan banyak manfaatnya. Keberlimpahan yang melahirkan banyak manfaat di dunia dan juga kelak diakhirat nanti. Jangan sampai seolah olah menganggap dari hasil perjuangan dan kerja kerasnya sendiri. Berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah adalah sebagai bentuk manesfestasi insan yang memiliki keyakinan beragama. Dari agama inilah yang melahirkan dan menganjurkan ummatnya untuk berdoa.

Maka patut disadari berdoa adalah bagian yang sangat penting dalam kehidupan. Manusia tidak bisa hanya menyandarkan dengan sesamanya. Dia perlu sesuatu yang mampu menentramkan  jiwanya. Sesuatu zat yang maha ada yang diluar jangkuan kekuatan manusia yang mengatur jalan kehidupan manusia. Sesuatu yang maha ada  dan segalanya itulah menjadikan sebuah sarana dalam berdoa mengadukan ketergantungan nasibnya kepada Allah Swt.

Berdoa tanpa usaha sama saja dengan bohong, usaha tanpa berdoa juga sama. Berusahalah dan ber ikhtiarlah semaksimal mungkin plus dibarengi dengan berdoa. Karena berdoa merupakan benteng dan perisai kekuatan seseorang yang beriman. Dengan demikian diharapkan menjadikan manusia yang punya keyakinan dan kuat dalam menjalankan kehidupan.












Jumat, 08 Januari 2016

Sukses dan hasrat yang kuat

You can be  what you wanna be....! saya paling senang sekali mendengar kata kata itu dan bagi saya kata kata itu bagikan magnit. Bak ibarat sesuatu affirmasi seperti orang yang pernah belajar reiki yang dibaca saja berulang ulang affirmasinya dan diyakini.  Diyakini..? Ya betul Diyakini! Seperti juga kekuatan Doa. Harus Yakin! Sesuatu yang diyakini terus terus akan terjadi. Demikian juga suatu pencapaian Sukses. Hasrat yang kuat dan adanya keyakinan itulah awal sebuah modal sukses.

Sukses selalu diharapkan oleh setiap orang. Ya.... setiap orang bisa sukses. Kenapa tidak? Kita sudah didesain oleh yang kuasa untuk bisa melakukan apapun didunia ini dengan alat yang disebut Otak. Ya..sudah diberi otak. Kekuatannya sangat sangat luar biasa sekali, kalau semua orang mau saja menggunakannya. Kekuatan daya pikir dimaksimalkan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Tidak terbatas berapapun usia anda, semasih ada kemauan dan hasrat kuat dan berani mengambil keputusan dan langsung action usia tidak menjadi kendala. Coba saja lihat Colonel Sanders sang penemu Kentucky Fried chicken sukses diusia 55thn, Abraham Lincoln jadi presiden ke 16 amerika di usia 51thn, Penemu Linkendln usianya sudah 43thn, Ray Croc sukses diusia 52thn dengan Mc.Donald, John Pemberton diusia 55th dengan Coca Colanya wah masih banyak lagi.

Sukses itu datang kepada mereka yang mau mewujudkannya dan mau mengejarnya. Sukses itu tidak datang dengan cara menunggu keajaiban. Sukses tidak menunggu sampai adanya waktu yang tepat terus baru mengambil tindakan. Kerjakan saja apa  yang menjadi hasrat anda. Perjuangkan dengan gigih dan ketukunan. Ketekunan akan membuahkan hasil yang positif. Bukankah orang berkata, " orang pintar kalah sama orang tekun?" Pergunakan semua kekuatan daya pikir. Alat sukses sudah diberikan oleh yang kuasa berupa Otak. Anda bisa memulainya dengan cara mengambil atau meniru cara yang dikerjakan oleh orang lain, mana yang dipilih dan dirasa cocok dengan hasrat dan kemauan anda. Ambilah sebagai prototipe. Perbanyaklah membaca, membaca buku buku yang positif terutama buku buku pengenbangan diri atau buku buku orang orang yang sudah sukses akan sangat membantu cita cita yang ingin dicapai, paling tidak "Stay in positive touch."  

Ingatlah "Sukses itu dimulai dari Saya" bukan dari suruhan orang tua, keluarga, teman. ataupun sahabat. Kemauan yang dimulai dari diri kita sendiri. Mulai bisa dari hal hal paling kecil, untuk melatih mental. Hambatan pastilah ada terutama dari orang orang yang berpikir negatif entah teman, sahabat, keluarga. Anda harus bisa menyingkirkannya, ingat... ketika anda jatuh dalam usaha mereka tidak akan membantu anda paling akan tambah meyakinkan anda dengan statemen statemen negatifnya.  Kelilingi diri anda dengan orang orang yang berpikir positif bisa dengan cara memasuki komunitas komunitas seperti UKM dan sejenisnya dimanapun anda berada.

Menjadi sukses adalah pilihan. Semuanya berpaling dari diri kita sendiri. Apakah anda hanya mau menjadi penonton terus menerus? Dengan hanya melihat saja orang lain bisa dan mampu sukses mencapai cita citanya. Atau anda ingin terlibat menjadi pelaku pelaku sukses keberikutnya. Semuanya terserah anda! Kalau anda sukses bukankah kesuksesan ini bisa anda tularkan kepada orang lain sehingga hidup anda menjadi bermanfaat. Kalau orang lain bisa sukses, andapun bisa sukses juga, lakukanlah ambil tindakan hari ini juga! JUST DO IT...!

Kamis, 07 Januari 2016

Pentingnya sebuah pelayanan

Membaca buku adalah sebuah kesenangan saya, mungkin juga anda. Ketika saya punya kesempatan berkunjung ke negara adi kuasa, berburu buku menjadi bagian penting dari agenda saya. Entah toko buku yang ada  di sebuah Mall, ataupun toko buku yang memang khusus ada di suatu pinggir jalan besar. Keinginan sih memborong buku sebanyaknya tapi kadang bisa ditunda karena  budgetnya ngga cukup he..he..he. Untuk mengirit budget kadang pergi ke toko buku bekas (used books) yang kondisinya masih lumayan bagus biar bisa pulang bawa bukunya banyak.

Pentingnya sebuah pelayanan
pentingnya, pelayananSetiap tiba di depan pintu gerbang toko buku selalu saja mendapat sapaan ramah dari pelayan kasir toko yang sedang melayani pembayaran pelanggannya. 'Selamat datang di toko buku bla..bla...bla.. " Ucapan selamat datang yang selalu disempatkan mengucapkannya walau dia sibuk melayani pembayaran. Di depan sebuah etalase toko buku selalu yang terpampang sekitar 20 nama judul buku yang terlaris (best seller). Selagi tidak melayani pelanggan biasanya kasir ini keluar dan  memperhatikan pelanngan yang sedang melihat rak best seller. Hanya beberap menit saja dia pasti mendekat, "Apakah ada yang bisa saya bantu?' " Apakah ada buku khusus yang anda cari?"Kemudian Langsung menjelaskan buku yang paling laris diantara rak best seller. Kalaupun kita masih mengambang, dia pasti memberi kita kesempatan dengan ucapan" Kalu ada nanti yang bisa saya bantu silahkan hubungi saya nama saya..... akan sangat senang membantu anda selamat berbelanja!" Bayangkan sebuah pelayanan sederhana yang akan membuat hati kita menyukai untuk datang lagi berbelanja ke toko itu. Bentuk dari sebuah perlakuan atau penghargaan betapa pentingnya
anda hadir di toko itu bagi mereka. Setelah berbelanja kata akhir yang diucapkan,"Trimakasih sudah berbelanja di toko kami, dan semoga hari anda menyenangkan!"

Tidak jauh berbeda juga dengan ditempat toko buku bekas  (used books) kelebihannya toko ini kadang ada yang menyediakan air putih (gallon) lengkap dengan streofoam untuk minum dan juga 2 kettel kopi panas beserta gula dan kreamer GRATIS untuk diminum bagi mereka yang datang,  dan disetiap ruang tersedia tempat duduk panjang kalau kita capek berdiri bisa duduk. Woooow....! Sebuah toko buku bekas mampu menarik pengunjung untuk datang begitu banyak hanya karena pelayanan extra.

Nah rekan rekan yang mau buka usaha toko buku cara pelayanan yang ramah dan menyenangkan seperti diatas bisa kita adopsi di negeri kita ini dalam hal pelayanan kepada konsumen. Jarang sekali toko buku di negeri kita ini yang memperhatikan dan melayani pelanggan atau konsumenya secara baik. Konsumen yang datang dan konsumen yang menjadi pelanggan tetap bukankah inti dari setiap
usaha? Berilah pelayanan extra pada konsumen anda maka saya yakin usaha anda akan survive.






Rabu, 06 Januari 2016

Makna pembagian 5 waktu dalam sholat

Makna pembagian 5 waktu dalam sholat
waktu, sholatMengerjakan sholat 5 waktu yang berbeda bagi nereka yang sudah terbiasa tak akan merasa ada beban sama sekali. Yang tak terbiasa pastilah sebaliknya. Tapi bukankah sholat itu wajib untuk dikerjakan, ditingalkan dosa dikerjakan pahala. Tapi masih banyak yang melailaikannya. Kondisi yang tercipta juga sering kali menyebabkan orang meninggalkannya. Terlalu sibuk atau tercengkram oleh kondisi aturan perusahaan terutama perusahan swasta tertentu. Mari kita lihat setiap waktu sholat yang telah ditetapkan punya arti masing masing yang berbeda. Apakah anda tahu?                                                                                                              Yuk kita simak paparan yang dibawah ini !

Dhuhur. Saat saat matahari ada pada titik terlingsir. Dikatakan bahwa semua ciptaan itu bertasbih kepada Allah. Kata Nabi, disaat Dhuhur adalah saat dimana waktu menyalanya jahanam. Siapapun kaum mukmin yang mengerjakannya diharamkan pada hari kiamat tersentuh oleh uap api jahanam.

Ashar. Saat saat peristiwa Nabi Adam memakan pohon buah terlarang di surga. Bagi kaum mukmin yang mengerjakannya diibaratkan seperti bayi yang baru lahir ke dunia yang baru dikeluarkan dari dalam perut ibunya. Maka kaum mukmin sangat sangat dianjurkan untuk menjaga shalat ashar ini karena sholat ini ada di pertengahan.

Maghrib. Saat saat peristiwa Allah menerima maaf dari Nabi Adam. Barang siapapun mukmin yang mengerjakannya dengan hati tulus ikhlas dikatakan apapun permintaan doanya pada saat selesai sholat akan dikabulkan.

Isya. Digambarkan sebagai sesuatu yang sudah malam sekali artinya gelap sekali. Digambarkan juga seperti gelapnya di alam kubur dan juga ketika hari kiamat nanti. Barang siapapun mukmin yang mengerjakannya diharamkan baginya tersambar panasnya api neraka, dianugrahi dengan kemudahan kemudahan dalam meniti atau menyebrang jembatan Sirothul Mustaqim.

Shubuh. Digambarkan karena kedudukan matahari akan terbit saat itu berada diantara dua tanduk setan dan orang kafir sama bersujud. Siapapun kaum mukmin yang mengerjakannya dengan selalu berjamaah apa lagi mampu menunaikannya selama 40 hari berturut turut akan diberikan oleh Allah berupa dua kebebasan, bebas dari siksa neraka jahanam dan juga terbebas dari nifaq atau penyakit hati.

Dari semua yang dijabarkan diatas sangat sangat jelas terlihat bahwa setiap waktu sholat memiliki arti serta kekehasan dari semua masing masing waktu. Dan setiap waktunya sendiri terdapat didalamnya memiliki keistimewaan keistimewaan tersendiri. Kalau kita rangkum Sholat Dhuhur bila dikerjakan akan terhindar dari bara api jahanam. Sholat Ashar bila dikerjakan akan dikeluarkan dari dosa. Sholat Maghrib bila dikerjakan akan diberi pengampunan dan doanya dikabulkan. Sholat Isya terbebasnya dari kegelapan dan dimudahkan dalam menyebrang Shirotul Mustakim.

Setelah mengetahui rahasia keistimewaan keistimewaan dari waktu  sholat tersebut semoga menjadikan kita benar benar faham,bersungguh sungguh mengerjakannya dengan semangat. Ayo mulai saat ini perbaiki terus sholat kita. Utamakan ketepatan waktunya serta diusahakan senantiasa mengerjakannya secara berjamaah. Semoga bermanfaat.


 


Selasa, 05 Januari 2016

Cerita lain bunga wijayakusuma





Gara gara seorang temen yang ngga muncul di pos kamling yang biasanya kumpul bareng main Karambol ramai ramai akhirnya saya baru tahu bentuk bunga wijayakusuma. Saya "swear" asli belum pernah sama sekali melihat Bunga ini, sebatas denger saja. Setelah saya SMS dia bilang," aku tak main malam ini aku lagi menunggu mekarnya bunga wijayakusma". Hah...dalam hati kok nungguin bunga mekar? Apa ngga ada kerjaan nih orang?

Akhirnya saya  memutuskan ngga ikut main Karambol saya tinggalin  pos siskamling dan datang kerumahnya. Di belakang dapurnya yang luas ada halaman rumput disertai beberapa taman bunga dan pot pot bunga. Dia sangat asyik saya lihat duduk di bangku kursi dingklik plastik tanpa ada penerangan sama sekali. Saya sapa, "ngapain kamu duduk ditempat gelap seperti ini?"  "Kamu tahu,  ngga,,,? ini  yang namanya bunga Wijayakusuma! Dalam hati saya, bunga Kaktus putih seperti ini saja  kok sampai ditongkrongin. Saya lantas dipersilahkan duduk disampingnya yang sudah disediakan kursi.

cerita lain bunga wijayakusumaKamu tahu, ngga..? Bunga ini hanya mekar di malam hari saja..! dan besok pagi sudah layu tidak seperti bunga bunga yang lain bisa mekar beberapa hari. Bunga ini ada cerita tersendiri. Semalam saya bermimpi katanya, Ibu mertua saya (almarhum) datang! Beliau bilang, "Gus.......besok bunga wijayakusuma yang dibelakang akan mekar kalau bisa kamu tunggu saat saat mekarnya" Aaahhh....ada ada saja pikir saya. Dia menambahkan ada cerita kalau pada saat saat mekarnya bunga wijayakusuma kalau sampai meneteskan air dan berhasil menyangganya, lantas meminumnya maka rezki kamu tahun ini akan sangat besar. Oooooalah.....! itu cerita darimana boz...? itu mitos ya...? dia  mengangguk! dan kamu percaya? Ya jelaslah apalagi saya mimpi seperti itu! Hey....! rezki itu sudah yang kuasa yang ngatur jangan percayalah!  I have no response......!

Jadi saya baru tahu malam itu cerita tentang bunga wijayakusuma, proses mekarnya pelan pelan dan harum wanginya bukan main seperti harumnya bunga Melati. Pohonnya kalau diperhatikan mengingatkan saya akan pohon Buah Naga milik seorang teman yang memiliki kebunnya di desa Jagjag Banyuwangi, atau juga seperti pohon cocor bebek.  Dia juga mengambilgambar beberapa shoot dari Handphonenya.  Itulah sedikit cerita bunga wijayakusuma yang saya dapat dari seorang teman terlepas dari benar tidaknya cerita cerita itu, wallahu alam....

Senin, 04 Januari 2016

Peran hidup lelaki dan wanita

Didunia ini peran lelaki dan wanita sudah benar adanya. Masing masing memiliki peran yang sesuai dengan penciptaan. Tapi dalam kehidupan masih saja terdengar kadang mengatakan jadi wanita jauh lebih berat, ketimbang jadi lelaki. Benarkah? Masihkah perbedaan ini menjadi sorotan?

Dalam kehidupan peran lelaki tidak bisa kita anggap kecil. Bukankah didalam kitab dikatakan peran lelaki diatas wanita dalam hal tanggung jawab. Bukankah dikatakan juga penciptaan manusia pertama berjenis kelamin laki laki. Bayangkan saja dunia tanpa lelaki semesta tidak akan terasa komplit.
Peran hidupibaratkan masakan tanpa garamlah. Peran lelaki sangatlah tidak ringan. Dalam kehidupan rumah tangga lelaki dituntut peran dan tanggung jawab untuk bisa mengarahkan wanita dan putra putranya ke jalan yang baik dan benar. Jika ada yang melenceng peran lelakilah yang dituntut untuk mengarahkannya.

lelaki, wanita
Disuatu negara pernahPeran hidup lelaki dan wanita ada berita kaum wanitanya memprotes dan mengklaim bahwa peran wanita jauh lebih berat dari kaum lelakinya. Saking kuatnya protes sampai sampai menuntut kalau bisa lelaki merasakan bagaimana beratnya ketika kaum wanita itu mengandung, menyusui. Waduh sampai begitu parahnya tuh tuntutan. Tidaklah demikian kalau wanita mau sama sama menyadari bahwa dirinya juga mempunyai peran yang sangat krusial, peran wanita sebagai Ibu dalam kedekatan dari seorang anak ketika dia dia lahir. Sebagai kaum penentu pendidik dirumah jangan sampai anaknya mengarah ke hal hal yang tidak baik.  Zaman media yang sudah sangat pesat majunya utamanya suguhan dari acara acara  media Per Televisian besar sekali pengaruhnya terhadap anak anak. Bukankah peran wanita sebagai seorang Ibu sangat menentukan.

Peran hidup keduanya adalah saling mendukung seperti diibaratkan kedua sisi mata uang logam. Kerjasama dan pengertian yang terjalin secara harmonis sangatlah dibutuhkan. Sisi perbedaan pastilah selalu ada, utamanya perbedaan dari sisi gender jangan sampai lagi dipermasalahkan.  Semua sudah sesuai dengan kodratnya masing masing sesuai dengan alam penciptaan. Sebisa mungkin jangan pula ada rasa iri yang timbul karena itu sudah menjadi hukum ketetapan ilahi.








Sabtu, 02 Januari 2016

Membayar kesulitan dengan ngutang

Dalam keaadan tertekan, tersulit, terhimpit dengan persoalan persoalan hidup manusia sering kali mencari solusi dengan cara cara instant. Tidak mau pusing pusing'bersabar.'  Apalagi di zaman sekarang banyak perusahan menawarkan dagangannya dengan cara menarik, dengan embel embel
bisa di kredit. Manusia yang mementingkan gengsi, life style, terbawa oleh arus nafsunya.

Membayar kesulitan dengan hutangLingkungan sangat besar memberikan pengaruh, utamanya hidup dalam suatu masyarakat perumahan hanya gengsi dengan tetangga lalu menununjukkan diri seolah olah kita mampu membeli HP mahal, Mobil baru, Motor baru, TV, Kulkas,  pada hal hampir semua barang yg ada hasil dari ngutang alias kredit. Tahukah anda setiap kita berhutang utamanya seorang muslim yang dalam pengembalian utangnya ada keuntungan disitu ada yang disebut Riba?


Menurut para ulama dosa yang disandang oleh orang yang melakukan Riba itu melebihi kalau kita berbuat zina (36X) dan disamakan juga dengan menzinahi ibu kandung kita sendiri, di akhirat dosa orang yang masih punya utang jiwanya menggantung disiksa, Astaghfirullah!!
Masihkah kita mau mempertahankan gengsi, life style kita? Demi mempertahankan gengsi akhirnya menjadi beban hidup, yang bisa menyebakan Stress berkepanjangan, bunuh diri karena malu, dikejar kejar oleh debt collector, bahkan mencerai beraikan kihidupan rumah tangga yang kita bangun. Kenapa kita buat hidup kita sendiri tidak tenang?

Marilah kita jalani hidup ini dengan penuh kesabaran, bukankah kita disuruh menghadapi segala sesuatu dengan sabar. Katanya hidup itu adalah pilihan, terserah pola pikir dari masing masing individual yang mau menjalaninya. Kalau bisa memilih saya pribadi lebih memilih hidup yang tenang tak menaggung banyak beban hidup. Tulisan ini dibuat hanyalah sebagai masukan terserah silahkan anda sendiri yang memilihnya.

Jumat, 01 Januari 2016

7 cara penting berkomunikasi sehat






 Dalam pergaulan  bermasyarakat berkomunikasi  menjadi hal yang sangat penting. Agar pembicaraan tidak menjadi membosankan. Menguasai topik pembicaraan dan cara penyampaian akan sangat berpengaruh, menjadikan kita orang yang mungkin sangat disukai oleh banyak orang.
Berkomunikasi jangan sampai menimbulkan sesuatu yang tidak menyenangkan perasaan orang lain.
Kalau hal ini terjadi bisa menimbulkan presenden buruk bagi diri kita sendiri.

Pakar pakar motivasi seperti Tung desem Waringin, Andre Wongso, Ippho Santosa adalah contoh dalam berkomunikasi sangat baik. Terbukti dalam setiap seminar yang diadakan selalu dihadiri dan diminati oleh banyak kalangan masyarakat. Mereka sudah ahli dibidangnya, paling tidak kita dapat
sedikit menyerap ilmunya kita gunakan dalam pergaulan sehari hari, baik di kantor, komunitas sosial, atau dalam pergaulan bermasyrakat.

sehat, berkomunikasiSudah menjadi bagian dari takdir, dalam berinteraksi dengan sesama manusia bisa terjadi kesalah pahaman.  Menyebabkan retaknya hubungan pertemanan dan persahabatan. Sebaiknya gunakanlah cara cara sehat. 7 tip sederhana dibawah ini mungkin bisa digunakan:

Pertama. Hindari terjadi perdebatan dalam ber interaksi dengan sesama teman, sahabat,  jangan mudah terbawa hanyut dengan perasaan negatif. Karena masing masing mempertahankan pendapatnya.

Kedua. Hindarilah penggunaan kata kata yang besifat menekan, atau merendahkan lawan yang diajak
berbicara. Pengunaan kata kata yang meremehkam lawan bicara akan menjadi awal timbulnya perasaan yang kurang baik.

Ketiga. Tataplah mata lawan dalam berkomunikasi karena ini juga merupakan bentuk dari cara menghargai dalam berkomunikasi. Tatapan sesama mata menunjukkan ekspresi perhatian.

Kempat. Gunakan bahasa tubuh. seperti mengerutkan keningkah, mengngeleng kepala ataupun eskpresi terkejut barangkali yang menunjukan ekspresi  bahwa kita sedang mendengarkan pembicaraannya..

Kelima. Jangan berkomunikasi sambil makan walaupun makan makanan yang ringan. Fokus pembiacaraan bisa menjadi terpecah karena menikmati apa yang kita makan.

Keenam. Posisi anggota tubuh dalam berkomunikasi seperti bersandar pada tembok, bertolak pinggang, bisa menunjukkan rasa kurang minatnya kita  dengan orang yang diajak berbicara..

Ketujuh. Ketika berkomunikasi akan lebih nyaman kalau kita jangan sampe terganggu dengan dering HP ataupun terjadi waktu sela, hanya untuk menjawab sapaan orang yang menelpon kita. Selesaikanlah pembicaraan terlebih dahulu.

Cara sederhana diatas hanyalah sedikit bahan masukan dari saya masih banyak hal hal yang mendalam yang bisa didapat dengan membaca referensi referensi atau buku buku pengembangan diri yang bisa diperoleh di toko toko buku atau dengan cara mengikuti seminar seminar dari pakar pakar pengembangan diri dan motivasi yang biasanya diadakan di kampus, atau dikota kota besar di daerah.